Aku tidak melihatmu di pagi hari
Karna aku masih terlelap
Tak ku tahu apa yang kau lakukan di pagi itu
Sebelum kau pergi
Dan aku tak peduli apa yang kau lakukan
Ketika aku beranjak semua baru aku ketahui
Kau membuat hidupku seperti ratu
Apa pun tersedia untukku
Sempurna
Jam menunjukkan pukul tiga
Itu tanda kau sudah kembali pulang
Dan aku tak pernah ada
Setelah aku datang, aku mengeluh
Kenapa semuanya tidak ada
Mana yang aku butuhkan
Meski raut wajahmu menunjukkan keletihan mendalam
Aku sama sekali tak menghiraukannya
Kau merasa iba melihatku tingkahku yang mengeluh seperti itu
Kau melayaniku
Aku tak menyadari semua yang dia lakukan itu untukku
Aku tidak merasakannya
Hanya seorang wanita berumur empat puluhan
yang bisa melakukannya
Hands and heart are one. I'll keep it to create a wonderful way. Playing hide and seek, dreaming, and tell you about unlimited imagination. Full of my soul.
Kamis, 17 Juni 2010
Kamis, 10 Juni 2010
Benang Ruwet
Mungkin hari ini hari yang buruk bagiku. Aku menelpon seseorang untuk memastikan suatu keputusan. Tapi jawaban apa yang aku dapet? " Sory, i'm busy. I have many jobs which important. You can call me later or you try to found another way. What the meaning? "
Wow, mungkin kalo orang lagi sibuk jadi egois. Kerjaanku lebih penting dari kerjaanmu. Masalahku lebih rumit dari masalahmu. Orang seperti itu mungkin banyak ya? Lebih mementingkan urusan pribadi. "Hey, don't know, I need your help?"
Aku coba bayangin ada di posisi si egois ini. Memang benar kalo aku harus ngerjain pekerjaanku yang penting lebih dulu jadi pekerjaan yang lainnya masalah belakangan.
Hey, tapi gimana kalo jadi orang yang butuh? Merasa digantungin iya. Udah ngasih yang terbaik malah dikacangin.
Pelajaran yang aku dapet dari itu, "You are Selfish"
Wow, mungkin kalo orang lagi sibuk jadi egois. Kerjaanku lebih penting dari kerjaanmu. Masalahku lebih rumit dari masalahmu. Orang seperti itu mungkin banyak ya? Lebih mementingkan urusan pribadi. "Hey, don't know, I need your help?"
Aku coba bayangin ada di posisi si egois ini. Memang benar kalo aku harus ngerjain pekerjaanku yang penting lebih dulu jadi pekerjaan yang lainnya masalah belakangan.
Hey, tapi gimana kalo jadi orang yang butuh? Merasa digantungin iya. Udah ngasih yang terbaik malah dikacangin.
Pelajaran yang aku dapet dari itu, "You are Selfish"
Selasa, 01 Juni 2010
Losing You
Where is he
Who are you looking for
His face depressed
Like what
He didn’t look happy
Why
I don’t know. But his eyes so strong
What he saw
Maybe hope
Is he can find this hope
As possible he can. I have to get him.
Is he important for you
He is everything. I don’t want to lost him
Can you ask to cop
They can’t give me the answer. Because he is not criminal
Can you ask to around people
They never to meet him. He like a wind
So, how you can find him
In my dream
Who are you looking for
His face depressed
Like what
He didn’t look happy
Why
I don’t know. But his eyes so strong
What he saw
Maybe hope
Is he can find this hope
As possible he can. I have to get him.
Is he important for you
He is everything. I don’t want to lost him
Can you ask to cop
They can’t give me the answer. Because he is not criminal
Can you ask to around people
They never to meet him. He like a wind
So, how you can find him
In my dream
Senin, 24 Mei 2010
The High Way to Fly
I tried to be perfect
For all my better life
I walk on the uncertain points
Searching for the half of my life that’s missing
I already have half part of my life but that was not enough
For the other half is still in search
I start looking in different uncertain directions
diving inside one by one
Until I saw a lot of butterflies flying towards the destination island
My road is not easy to go through
But that is not in vain when what I see is so amazing
This feeling is getting closer to be the residents of the island
I hope the gate is opened for me
For all my better life
I walk on the uncertain points
Searching for the half of my life that’s missing
I already have half part of my life but that was not enough
For the other half is still in search
I start looking in different uncertain directions
diving inside one by one
Until I saw a lot of butterflies flying towards the destination island
My road is not easy to go through
But that is not in vain when what I see is so amazing
This feeling is getting closer to be the residents of the island
I hope the gate is opened for me
Sabtu, 15 Mei 2010
I Need You
When i dont know what should behave? You taught me with patience things from the beginning I did not know. You taught me how to eat, bathe, and wear clothes. You let me cry top of my voice until I tired myself. Let me not be someone who is spoiled ...
When the lights went out I need someone to accompany me to sleep. Sometimes I can't sleep because you are delirious.
I'll soon be meet you to devote messy feelings. I would not be shame to cry. I could hang out with you. We can shopping and gossip.
You give me love. When I'm feel bad you rebound my emotions. Sometimes you patient when I was annoyed, you even going to leave me until my anger go down and you come back to me again. You always support me to go ahead. Giving something fun things.
I need YOU because you give me them be there for me.
When the lights went out I need someone to accompany me to sleep. Sometimes I can't sleep because you are delirious.
I'll soon be meet you to devote messy feelings. I would not be shame to cry. I could hang out with you. We can shopping and gossip.
You give me love. When I'm feel bad you rebound my emotions. Sometimes you patient when I was annoyed, you even going to leave me until my anger go down and you come back to me again. You always support me to go ahead. Giving something fun things.
I need YOU because you give me them be there for me.
Kamis, 13 Mei 2010
Part 2 : Laras's Mind
Namaku Laras. Aku lahir di Tegal. Aku ga tahu kenapa aku bisa jadi seperti ini? Awalnya, aku disuruh ibu untuk jagain adek dirumah yang masih bayi sementara ibu kerja di sawah. Lama-lama aku menyukai pekerjaanku menjaga adikku. Jiwa keibuanku mulai tumbuh. Ibuku sudah mengetahui sifatku yang mulai aneh. Aku sering pindah-pindah sekolah. Teman-teman sekolahku selalu mengejek aku dengan kata-kata "bencong". Perasaanku sakit dan aku malu. Sampai akhirnya aku memutuskan tidak melanjutkan sekolah lagi. Oh, ya sampai lupa nama ku sebenarnya Roni. Aku mencintai diriku sebagai perempuan tapi jiwaku berada dalam tubuh pria. Aku menyadari keadaanku sekarang ini. Aku sebagai waria dan itu pilihanku.
Orang tua ku mengerti aku. Mereka ga marah. Ada satu pesan dari orang tuaku yang sampai sekarang tetap aku pegang. Sebagai waria aku ingin memiliki tubuh yang sempurna menyerupai perempuan. Seperti operasi plastik atau suntik silikon. Tapi aku selalu ingat kata orang tuaku " Kamu boleh menjadi apa yang kamu ingini tapi jangan sampai kamu merubah fisikmu."
Pahit manis kehidupan selalu aku rasakan. Meskipun sakit tapi apalah daya. Aku ini kan cuma kalangan minoritas.
Waria itu bukan dilihat dari fisik tapi hati.
Sebagai waria, saya bukan siap untuk bahagia tapi siap untuk menderita.
9 Mei 2010
Orang tua ku mengerti aku. Mereka ga marah. Ada satu pesan dari orang tuaku yang sampai sekarang tetap aku pegang. Sebagai waria aku ingin memiliki tubuh yang sempurna menyerupai perempuan. Seperti operasi plastik atau suntik silikon. Tapi aku selalu ingat kata orang tuaku " Kamu boleh menjadi apa yang kamu ingini tapi jangan sampai kamu merubah fisikmu."
Pahit manis kehidupan selalu aku rasakan. Meskipun sakit tapi apalah daya. Aku ini kan cuma kalangan minoritas.
Waria itu bukan dilihat dari fisik tapi hati.
Sebagai waria, saya bukan siap untuk bahagia tapi siap untuk menderita.
9 Mei 2010
Selasa, 11 Mei 2010
Part 1: Wanna be...
Minggu malem aku iseng-iseng bareng Nindi cari makan di sekitaran Babarsari. Bingung mau makan apa, kita bolak-balik nyari makan. Padahal seh kebanyakan semua warungnya menunya sama 'penyetan'. Eh, kita liat ada waria ngamen sendirian. Mana gerombolannya ya? Awalnya takut untuk kenalan.
"Wah, kenalan yuk, sama si waria?" kata Nindi.
"Kayaknya dia lagi sibuk tuh, " kataku.
"dah dicoba aja."
"Permisa, mba. Boleh kenalan g?" kata Nindi
"Boleh, Laras," jawab si waria.
"Bisa ngobrol-ngobrol bentar g?" kataku.
"Habis kerja aj gimana, mba?", kata Nindi
"Nanti aj sekitar jam setengah 9. Nanti saya tunggu di warung depan SD itu ya?", kata mba Laras.
Jam setengah 9, Nindi jemput mba Laras. Kita mau ketemuan di Misber. Di situ, kita juga ngajakin mas Rory buat ngobrol-ngobrol bareng si waria. Pembicaraan di awali sama mas Rory. Ok, kita dengarkan sesi tanya jawabnya.
"Mba Laras aslinya mana?"
"Tegal"
"Di Jogja udah berapa lama?'
"Udah lama"
"Kapan mulai jadi waria?"
Minggu, 9 Mei 2010
"Wah, kenalan yuk, sama si waria?" kata Nindi.
"Kayaknya dia lagi sibuk tuh, " kataku.
"dah dicoba aja."
"Permisa, mba. Boleh kenalan g?" kata Nindi
"Boleh, Laras," jawab si waria.
"Bisa ngobrol-ngobrol bentar g?" kataku.
"Habis kerja aj gimana, mba?", kata Nindi
"Nanti aj sekitar jam setengah 9. Nanti saya tunggu di warung depan SD itu ya?", kata mba Laras.
Jam setengah 9, Nindi jemput mba Laras. Kita mau ketemuan di Misber. Di situ, kita juga ngajakin mas Rory buat ngobrol-ngobrol bareng si waria. Pembicaraan di awali sama mas Rory. Ok, kita dengarkan sesi tanya jawabnya.
"Mba Laras aslinya mana?"
"Tegal"
"Di Jogja udah berapa lama?'
"Udah lama"
"Kapan mulai jadi waria?"
Minggu, 9 Mei 2010
Langganan:
Postingan (Atom)